Cirebon – Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama terus ditunjukkan secara nyata dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang diinisiasi oleh Kodim 0620/Kabupaten Cirebon. Salah satu program sasaran nonfisik unggulan diwujudkan melalui kegiatan donor darah massal yang dipusatkan di Desa Luwung Kencana, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon.
Kegiatan kemanusiaan yang membawa misi sosial ini diselenggarakan pada hari Sabtu, (18/07/2026). Dalam pelaksanaannya, pihak TNI menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cirebon untuk memfasilitasi proses pengambilan darah dari para sukarelawan secara aman dan higienis.
Aksi donor darah tersebut mendapat sambutan hangat dan diikuti secara antusias oleh personel TNI, Polri, perangkat desa, serta warga masyarakat setempat. Kegiatan ini bertujuan utama untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah di wilayah Kabupaten Cirebon sekaligus menumbuhkan rasa kepedulian sosial yang tinggi di tengah-tengah masyarakat.
Komandan Kodim 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Inf. Nizar Bachtiar, S.H., M.I.P., menegaskan bahwa donor darah ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI kepada masyarakat luas. Program nonfisik ini menjadi bagian integral dari pengabdian TNI dalam menyukseskan seluruh rangkaian agenda TMMD ke-129 di wilayah tersebut.
Letkol Inf. Nizar Bachtiar menambahkan bahwa setetes darah yang didonorkan dapat menjadi harapan hidup yang sangat besar bagi orang lain yang sedang membutuhkan. Beliau menekankan bahwa makna pengabdian TNI kepada rakyat tidak hanya terbatas pada pembangunan infrastruktur fisik, melainkan juga melalui aksi kemanusiaan yang dampaknya bisa langsung dirasakan.
Pada kesempatan yang sama, Ketua PMI Kabupaten Cirebon, Hj. Rd. Sri Heviyana, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada jajaran Kodim 0620/Kabupaten Cirebon atas kolaborasi kemanusiaan ini. Menurutnya, agenda bersama ini sangat membantu PMI dalam menjaga stabilitas pasokan dan ketersediaan stok darah bagi pasien di berbagai rumah sakit.
Melalui donor darah ini, TMMD ke-129 terbukti tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga berhasil memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan gotong royong. Sinergi kuat antara TNI, PMI, pemerintah daerah, dan warga menjadi bukti otentik bahwa TMMD memberikan manfaat yang luas bagi kesejahteraan masyarakat.

