SUKAMARA – Personel TNI dari Koramil 1014 – 08 /Jelai bersama Manggala Agni dan masyarakat melakukan ground checking titik hotspot serta penanganan kebakaran lahan di wilayah Kabupaten Sukamara, Kamis (3/9/2026). Kegiatan dilakukan sekitar pukul 14.10 WIB di wilayah Kecamatan Jelai dan titik hotspot terdeteksi berada di Desa Sei Cabang Barat, Kecamatan Pantai Lunci, Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah.
Dari hasil pengecekan di lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan sekitar 4 hektare. Personel yang terlibat terdiri Koramil 08/Jelai, personel Manggala Agni dan masyarakat atau relawan. Untuk mencapai lokasi, personel menempuh jarak sekitar 46 kilometer dari Koramil 1014-08/Jelai dengan waktu perjalanan kurang lebih 1 jam 35 menit menggunakan kendaraan roda dua.
Plh. Danramil 1014-08/Jelai Peltu Hera Tomi Jaya mengatakan, pengecekan dilakukan untuk memastikan kondisi titik hotspot sekaligus mempercepat penanganan kebakaran lahan.
“Setelah dilakukan pengecekan, api sudah mulai berkurang. Saat ini petugas masih melakukan pendinginan dan pembasahan pada lahan yang terbakar agar api tidak kembali menyala,” kata Peltu Hera Tomi Jaya.
Ia menjelaskan, penanganan dilakukan secara manual dengan melakukan pembasahan pada titik-titik api. Petugas juga terus melakukan pemantauan di sekitar lokasi. “Kami terus mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan. Kami juga melakukan patroli dan pengawasan titik hotspot secara rutin bersama instansi terkait dan masyarakat,” ujarnya.
Selain pemadaman, petugas melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Koordinasi dengan pihak kepolisian dan Masyarakat Peduli Api (MPA) juga terus dilakukan.
Menurut Peltu Hera Tomi Jaya, pencegahan karhutla membutuhkan kerja sama semua pihak. “Pencegahan karhutla bukan hanya tugas petugas, tetapi juga membutuhkan kepedulian masyarakat. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila melihat adanya titik api,” pungkasnya.
Hingga pukul 16.30 WIB, kondisi api dilaporkan sudah mulai berkurang. Petugas masih melaksanakan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul.

