JAKARTA – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., kembali dipercaya memimpin Pengurus Besar Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PB PJSI) periode 2026–2031. Kepercayaan tersebut menegaskan kesinambungan kepemimpinan PB PJSI dalam melanjutkan pembinaan atlet dan membawa judo Indonesia semakin kompetitif di tingkat internasional.
Jenderal Maruli ditetapkan sebagai Ketua Umum PB PJSI dalam Musyawarah Nasional (Munas) XX PJSI yang digelar di Balai Kartini, Jakarta, Jumat (11/9/2026). Maruli menjadi calon tunggal dalam pemilihan Ketua Umum PB PJSI periode 2026–2031.
Usai kembali dipercaya memimpin PB PJSI, Jenderal Maruli menegaskan akan melanjutkan berbagai program yang telah dijalankan selama lima tahun terakhir. Menurutnya, upaya membawa judo Indonesia mencapai prestasi internasional membutuhkan proses panjang, konsistensi, dan kesinambungan pembinaan.
“Proses untuk menjadi (meraih prestasi) internasional memerlukan waktu panjang. Kalau saya terpilih lagi, kita akan melanjutkan rencana-rencana kita,” ujarnya.

Salah satu upaya yang akan terus diperkuat adalah memberikan pengalaman bertanding kepada atlet melalui kompetisi internasional, termasuk Olimpiade. Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas atlet sekaligus mendorong perbaikan peringkat judo Indonesia di tingkat dunia.
Di sisi lain, PB PJSI akan terus memperkuat sistem regenerasi melalui pembinaan berjenjang. Penjaringan dilakukan terhadap atlet yang telah memiliki prestasi maupun atlet baru yang dinilai memiliki potensi, untuk kemudian dibina sesuai kemampuan dan tahapan perkembangannya.
Jenderal Maruli menekankan bahwa prestasi olahraga tidak dapat dibangun secara instan. Diperlukan keseriusan dan konsistensi dalam jangka panjang agar proses pembinaan mampu menghasilkan atlet yang siap bersaing di tingkat internasional.
“Memang olahraga itu kalau sekarang mulai serius, baru bisa terlihat. Kalau konsisten, 8 sampai 10 tahun baru kelihatan (hasilnya). Kalau konsisten. Itu juga masih banyak sekali kendala-kendalanya,” ungkapnya.
Kepemimpinan Jenderal Maruli untuk periode 2026–2031 diharapkan dapat menjaga kesinambungan pembinaan sekaligus memperkuat regenerasi atlet judo nasional. Dengan fondasi tersebut, PB PJSI berkomitmen terus meningkatkan kualitas atlet dan membawa judo Indonesia menembus prestasi yang lebih tinggi di pentas dunia. (Dispenad)

